Beda agama masih menjadi sekat dalam hubungan?

Mengenai penjelasan beda agama masih menjadi sekat dalam hubungan, nah kali ini mimin akan ulas yah sahabat afida. Sekretaris jendral majelis ulama Indonesia anwar abbas mengatakan bahwa agama dan kepercayaan dan keyakinan merupakan kumpulan hal yang berbeda. Menurut beliau tidaklah masuk akal jika agama dan kepercayaan berada di dalam satu kolom KTP elektrik berdasarkan putusan MK.

Memang agama dan kepercayaan tidaklah sama. Pada kesimpulannya keduanya adalah hal yang berbeda. Hmmm jika menyamakan dua hal yang berbeda tentunya jelas tidak dapat diterima logika. Maka dari itu yang terjadi antara agama dan kepercayaan ini fix tidak bisa disatukan.

Sebenarnya apa sih kepercayaan ini? Kepercayaan ini merupakan aliran percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa. Beda agama masih menjadi sekat dalam hubungan?. Saat ini memang kita hidup dijaman yang serba mudah yah. Namun dibalik itu Negara kita ini sedang dilanda permasalahan mulai dari seputar dunia pendidikan, politik, dan permasalahan Negara yang lainnya.

Coba kita lihat permasalahan yang terlihat sederhana namun berkaitan langsung dengan dasar Negara. Sila pertama Indonesia yaitu “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Sila tersebut mengacu kepada satu sosok yang sangat dominan terhadap hidup kita. Yaitu sosok yang memiliki sifat luhur, mulia, dan bisa selalu kita maknai.

Namun sayangnya nih, menurut catatan sebanyak 138.000 penduduk Indonesia penganut kepercayaan, yang diperkirakan akan terus bertambah dengan seiring berjalannnya waktu serta masih banyak yang memperjuangkan hak kependudukannya. Mengapa memperjuangakan hak kependudukannya? Karena banyak diluar sana yang tidak diperbolehkan untuk menuliskan kepercayaan dalam kartu kependudukan.

Nah log gimana tuh teman teman?  Bahkan pernah ditemui kasus yang konkritnya ada berita pemecatan guru swasta di salah satu sekolah, ia adalah penghayat sapto dharmo, penolakan pemakaman di suatu daerah, bahkan hingga pembakaran rumah ibadah penganut sapto dharmo.

Jelas kasus kasus tersebut sama sekali tidak mencerminkan bunyi dari sila pertama. Nah acapkali juga hal tersebut mengenai dunia percintaan para dewasa. Ketika cinta itu datang ia tak akan memandang agama dan keyakinan bukan? Tapi tidak apa.

Cinta beda agama memang selalu mengundang kontroversi, sedikit yang menyetujui, banyak yang menolak, dan yang lain hanya akan berkomentar. Yang pasti bagi sahabat afida… sucikan hati dan bersihkan diri. Di Negara kita sendiri pun suatu keyakinan atau agam bisa juga di jelaskan melalui sebuah nama, misa Muhammad ia pasti agamanya islam, misal lagi yoha pasti agamanya Kristen atau khatolik. Tapi tidak semua nama dapat membaca keyakinan dan agama ya sob.

Cinta memang ngga ada terms & conditions nya. tapi ketika cinta mulai hinggap pada kamu yang berbeda agama, kamua tidak perlu khawatir. Bicarakan baik baik dengan pasangan kamu. Karena sejatinya cinta menerima apa adanya, kecuali kalau ada apanya wahhh itu yang repot ya guys.

Artikel aslinya di Post pada : January 13, 2020 @ 1:22 pm

Chat Afida
Butuh bantuan?
Sahabat Afida, Mau info harga paket ?
Silahkan chat kami yaa
Powered by